Showing posts with label Film. Show all posts
Showing posts with label Film. Show all posts

Wednesday, October 08, 2008

Laskar Pelangi


Sebuah adaptasi sinema dari novel fenomenal LASKAR PELANGI karya Andrea Hirata, yang mengambil setting di akhir tahun 70-an
Hari pertama pembukaan kelas baru di sekolah SD Muhammadyah menjadi sangat menegangkan bagi dua guru luar biasa, Muslimah (Cut Mini) dan Pak Harfan (Ikranagara), serta 9 orang murid yang menunggu di sekolah yang terletak di desa Gantong, Belitong. Sebab kalau tidak mencapai 10 murid yang mendaftar, sekolah akan ditutup.
Hari itu, Harun, seorang murid istimewa menyelamatkan mereka. Ke 10 murid yang kemudian diberi nama Laskar Pelangi oleh Bu Muslimah, menjalin kisah yang tak terlupakan.
5 tahun bersama, Bu Mus, Pak Harfan dan ke 10 murid dengan keunikan dan keistimewaannya masing masing, berjuang untuk terus bisa sekolah. Di antara berbagai tantangan berat dan tekanan untuk menyerah, Ikal (Zulfani), Lintang (Ferdian) dan Mahar (Veris Yamarno) dengan bakat dan kecerdasannya muncul sebagai pendorong semangat sekolah mereka.
Di tengah upaya untuk tetap mempertahankan sekolah, mereka kembali harus menghadapi tantangan yang besar. Sanggupkah mereka bertahan menghadapi cobaan demi cobaan?
Film ini dipenuhi kisah tentang kalangan pinggiran, dan kisah perjuangan hidup menggapai mimpi yang mengharukan, serta keindahan persahabatan yang menyelamatkan hidup manusia, dengan latar belakang sebuah pulau indah yang pernah menjadi salah satu pulau terkaya di Indonesia.

Jenis Film :Drama
Produser :Mira Lesmana
Produksi :Miles Films & Mizan Production
Homepage :http://www.laskarpelangithemovie.com/

Cast And Crew

Pemain : Cut Mini
Ikranagara
Tora Sudiro
Slamet Rahardjo
Mathias Muchus
Rieke Diah Pitaloka
Sutradara :Riri Riza
Penulis :Salman Aristo
Riri Riza
Mira Lesmana

(21Cineplex)

Monday, September 22, 2008

Wanted

Wes (James McAvoy), 25 tahun, pria paling payah yang pernah ada. Hingga ia bertemu dengan Fox (Angelina Jolie)

Setelah ayahnya terbunuh, Fox yang ganas merekrut Wes dalam Fraternity, sebuah kelompok rahasia untuk melatih Wes membalaskan dendam kematian sang Ayah dengan mengasah kekuatannya. Wes mendapati bahwa kelompok ini bertahan karena: kematian adalah bagian dari takdir

Dengan pelatih-pelatih yang hebat – termasuk pemimpin Fraternity, Sloan (Morgan Freeman) – Wes menikmati kekuatan yang belum ia miliki sebelumnya. Namun lambat laun ia mengetahui bawah makin banyak pula bahaya yang ia hadapi. Sebagai jagoan baru, Wes mendapatkan ilmu yang tidak ia dapatkan dari orang lain: hanya dia yang dapat menentukan nasibnya.

Jenis Film :Action
Produser :Marc E. Platt, Jim Lemley, Jason Netter, Iain Smith
Produksi :Universal Pictures

Cast & Crew

Pemain :
Angelina Jolie
James Mcavoy
Morgan Freeman
Terence Stamp
Thomas Kretschmann
Sutradara :
Timur Bekmambetov
Penulis :
Michael Brandt
Derek Haas
Chris Morgan
Wallpaper WANTED
Download now:
800 x 600 px »
1024 x 768 px »
1280 x 1024 px »


(21Cineplex)

Thursday, September 18, 2008

DEATH RACE

Pembalap tiga kali juara, Jensen Ames (John Statham) adalah ahli menyelamatkan diri dari bahaya. Saat ia memutuskan untuk memulai hidup baru, ia dituduh atas sebuah pembunuhan yang tidak ia lakukan. Terdorong untuk menguak misteri pembalap Frankenstein – idola masyarakat yang tak terkalahkan – Ames dibantu oleh Kepala Penjara (Joan Allen): melarikan diri dari penjara

Ames harus bertahan melawan kriminal kejam di dalam penjara untuk mendapatkan kebebasan. Mengendarai mobil yang dilengkapi dengan senapan mesin dan pelempar granat, Ames harus menghancurkan apa saja yang ia temui agar memenangkan olahragara paling mematikan dipenjuru dunia


Jenis Film :Action/sport - Dewasa (adult)
Produser :Roger Corman
Produksi :Universal Pictures

Cast & Crew
Pemain :
Jason Statham
Joan Allen
Ian Mcshane
Tyrese Gibson
Natalie Martinez
Sutradara :
Paul W.s. Anderson
Penulis :
Paul W.s. Anderson

Tuesday, September 16, 2008

WALL - E

Bagaimana jika manusia meninggalkan planet Bumi dan seseorang lupa menon-aktifkan robot miliknya?

Wall-E, menghabiskan hari-harinya melakukan hal-hal yang memang ia diciptakan untuk itu. Namun dengan cepat Wall-E tersadar mengapa ia diciptakan, sebagaimana petualangannya melintasi galaksi untuk mengejar mimpinya..







Jenis Film : Animation - Semua Umur (general)
Produser : Jim Morris, John Laseeter, Lindsay Collins
Produksi : Walt Disney Pictures
Homepage : http://disney.go.com/disneypictures/wall-e

Cast & Crew
Pemain : Ben Burtt
Sigourney Weaver
Jeff Garlin
Fred Willard
Sutradara : Andrew Stanton
Penulis : Andrew Stanton


Download now:

800 x 600 px »
1024 x 768 px »
1280 x 1024 px »




Sunday, July 02, 2006

Anak Manusia Bernama Superman

Sesuper-supernya Superman ternyata dia manusia juga. Enggak percaya?

Berapa umur Superman sekarang? Kalo dihitung dari pertama kali dia muncul pada tahun 1938, tahun ini sang jagoan genap berusia 68 tahun. Ulang tahunnya jatuh pada bulan Juni ini. Bersamaan dengan dirilisnya serial Action Comics nomor 1 oleh DC Comics, Amerika.

Di ulang tahunnya yang ke-68 ini, Superman mendapat sebuah hadiah manis, sebuah film baru garapan Warner Bros. bertajuk Superman Returns. Dirilis di seluruh dunia tanggal 28 Juni 2006 film ini menggambarkan sisi lain sang manusia super. Dibandingkan film-film lainnya, Superman versi Superman Returns terlihat lebih manusiawi.

Layaknya manusia biasa, putra terakhir Krypton ini punya rasa rindu, cemburu, bahkan "nakal". Jauh dari sosoknya yang biasa terlihat seperti dewa.

Sebenarnya, ini bukanlah pertama kalinya Superman digambarkan mendekati sosok manusia. Beberapa tahun belakangan DC Comics mulai berupaya memanusiakan Superman lewat deretan cerita dalam serial komiknya.

Dalam beberapa episode, Superman digambarkan sebagai sosok yang amat tergantung pada Louis Lane. Jadi, ia nekat mengambil keputusan untuk menikahi kekasihnya itu. Di episode lain Superman yang kabarnya enggak tembus peluru ternyata bisa juga tewas. Bahkan, di serial Identity Crisis, jagoan kita digambarkan sebagai orang yang penuh curiga. Deretan sifat itu mirip seperti kita, manusia biasa.

Superhero

Gambaran yang kita dapat tentang Superman saat ini ternyata berbeda jauh dengan sosok Superman di masa lampau. Dulu Superman digambarkan sebagai sosok yang amat sempurna. Enggak punya masalah dengan kehidupan duniawi, selain cinta.

Selebihnya, Superman adalah dewa. Sosok yang enggak terkalahkan. Pemuda Amerika pujaan yang selalu jadi panutan.

Biar lebih jelas, mari kita lihat rekam jejak (track record) sang Man of Steel. Sejak kemunculannya pada era Golden Age (1938-1957) Superman sudah memperlihatkan keperkasaannya sebagai jagoan tanpa tanding. Selain gape meringkus kejahatan dalam kehidupan sehari-hari, Superman ternyata juga seorang tentara yang andal.

Seorang diri dia mampu menghancurkan pasukan Hitler dan Stalin. Dia juga membantu pasukan Sekutu menghancurkan kekuatan Jepang dan membawa Amerika dan sekutunya memenangi Perang Dunia II.

Kepahlawanan Superman enggak berakhir sampai di situ. Di beberapa edisi Action Comics terbitan tahun 1947 Superman digambarkan punya kemampuan spektakuler. Kembali ke masa lalu dengan memutar balik rotasi Bumi.

Berbekal kemampuan ini Superman sukses berkenalan dengan tokoh-tokoh penting masa lalu. Mulai dari Shakespeare sang penyair, Abraham Lincoln dan George Washington (Presiden Amerika), hingga Julius Caesar dan Cleopatra.

Saat memasuki era Silver Age (1957-1969), kehebatan Superman bertambah. Selain punya kekuatan super luar biasa, Superman memiliki daya tarik tambahan untuk memikat cewek.

Enggak seperti kisah-kisah awal yang selalu difokuskan pada hubungan Clark Kent, Superman, dan Louis Lane (sesekali diseling dengan Lana Lang), pada era ini Superman lebih rajin menebar benih cinta. Tercatat ada beberapa cewek yang sempat dipacarinya. Mulai dari Luma Lynai—superhero cewek dari dimensi lain, Lori Lemaris—sang putri duyung, sampai Lyra Lerrol—bintang film Krypton yang dikenalnya saat melakukan perjalanan menembus waktu ke planet asal.

Pada masa ini Superman pun menjadi semakin kuat. Pasalnya, makin banyak makhluk super yang bersekutu dengannya. Selain Krypto, anjing super yang muncul di era Golden Age, pada masa ini muncul Comet, si kuda super, Superboy, dan Powergirl. Belakangan muncul Supergirl, sepupu Superman yang terdampar pula di planet Bumi.

Popularitas Superman pada masa ini semakin bertambah berkat kesuksesan Superman: The Movie di layar lebar. Dibintangi Christopher Reeve, film ini dianggap mampu melahirkan sosok Superman yang mendekati komiknya. Enggak heran, film ini dianggap sebagai film Superman terbaik sepanjang masa. Yang membuat penonton seluruh dunia tertarik menyimak kisah-kisah komiknya.

Mendekati era Bronze Age (1970-1980), Superman semakin menjadi dewa. Kekuatannya kian enggak tertandingi. Pokoknya, jauh deh dibanding kemampuan kita-kita, manusia biasa. Dan, sosok inilah yang dipertahankan hingga awal ’90-an.

Dimatikan

Entah kenapa, pada era ’90-an penjualan komik Superman anjlok. Seminggunya, komik Superman cuma terjual 100.000 eksemplar. Angka ini jauh menurun dibandingkan angka penjualannya di tahun 1939 yang mencapai 1,25 juta eksemplar. Dibandingkan komik X-Men yang terjual delapan juta kopi per minggu pada saat yang sama, prestasi yang diraih Superman jelas hancur-hancuran.

Hal ini membuat petinggi DC memutar otak. Pasalnya, buat perusahaan komik raksasa itu, Superman adalah ikon. Sejak kelahiran Superman bermunculanlah berbagai superhero lain yang akhirnya mendapat tempat di hati pembaca komik. Uniknya, hampir semua terinspirasi sang putra Krypton.

Berbagai langkah diambil. Semua penulis dan pelukis komik kenamaan dipanggil. Bahkan, mereka enggak ragu-ragu membajak Mike Carlin—penulis kenamaan dari Marvel Comics, yang notabene saingan mereka, untuk ikut memikirkan kelangsungan hidup si manusia baja.

Mau tau, apa kesimpulan yang didapat?

Superman dianggap terlalu hebat. Kekuatan super yang dimilikinya membuat sang superhero kehilangan sisi manusiawi. Sisi yang seharusnya mendekatkan dia dengan pembaca.

"Superman is kind of old fashioned. Enggak kayak karakter hero lain yang muncul (saat itu), dia enggak pernah langsung berurusan dengan kematian. Itu yang menjauhkannya dari para pembaca….," ujar Mike Carlin, eks penulis kenamaan Marvel yang dibajak DC untuk menyelamatkan Superman.

Menurut Carlin dan timnya, diperlukan sebuah gebrakan besar untuk membuat Superman terlihat manusiawi. Satu-satunya jalan adalah "membunuh" Superman.

Gagasan ini jelas membuat petinggi DC terpukul. Namun, apa boleh buat. Risiko besar ini harus dicoba sebelum Superman mati beneran karena komiknya enggak laku.

Bareng timnya, Mike akhirnya merencanakan sebuah skenario besar untuk memanusiakan Superman. Si manusia baja dihadapkan dengan sebuah pertarungan mahadahsyat. Musuhnya adalah Doomsday, alien yang kekuatannya jauh melebihi Superman.

Pertarungannya melawan Doomsday berakhir seri. Keduanya tewas terbunuh. Superhero favorit pembaca komik sedunia harus menemui ajalnya.

Ternyata, peristiwa ini mampu menggugah pembaca komik di seluruh dunia. Gara-gara kematiannya komik Superman laris manis. Angka penjualannya bertahan hingga DC merilis komik-komik lanjutan dengan cerita yang enggak kalah seru. Cerita tentang kebangkitan Superman dan perjuangannya mendapatkan kembali kekuatan untuk kembali berperang membela keadilan.

Ritme ini terus dipertahankan sampai sekarang. Superman yang dulunya superhero sejati, bertransformasi menjadi manusia super yang manusiawi. Yang perlu berjuang untuk mencapai tujuan. Sama seperti kita-kita.

Superman kembali ke khitahnya sebagai anak manusia. Khitah yang sebenarnya sudah dipikirkan jauh-jauh hari oleh dua kreatornya, Jerry Siegel dan Joe Schuster, pada tahun 1938. Saat keduanya memutuskan untuk "menitipkan" putra Jor-El ini kepada pasangan petani Jonathan dan Martha Kent untuk dididik menjadi anak manusia. Bukan menjadi dewa seperti yang pernah diraihnya beberapa tahun silam.

Artikel Sejenis

Kata Adalah Senjata Copyright © 2008 by raft282 Template by Dicas Blogger
 

Kata adalah Senjata © 2008 Template by Dicas Blogger.

TOPO