Purbalingga, raft282.blogspot.com - Mendekati tahun baru, saya dan keluarga mengunjungi museum uang di purbalingga. Senin (29/12). bertempat di owabong reptile . Masih dalam satu area, museum uang ini diresmikan tanggal 18 desember 2008 - masih fresh kan A.K.A baru banget...
Satu hal yang saya ingat tentang uang (pelajaran waktu SD...) Uang bukanlah sekedar alat tukar, tetapi juga cermin dari perkembangan puncak - puncak peradaban suatu bangsa. Dengan mencermati perkembangan mata uang, kita dapat mengetahui bagaimana kondisi sebuah bangsa dan seluruh perjalanannya...(wew, ingatannya cukup tajam..hehehe...)
Nah, dari definisi tadi muncul rasa penasaran, rasa penasaran itulah yang membuat insting jurnalis saya berjalan mencari tahu 5w +1H dari museum uang purbalingga ini. setelah mewawancari beberapa guide di sana, saya tahu gagasan untuk mendirikan Museum Uang Purbalingga didasarkan atas pemikiran untuk menyelamatkan dan melestarikan benda - benda bersejarah. adalah Drs. H. Triyono Budi sasongko, M.Si (Bupati Purbalingga 2 Periode 2000 - 2010) yang memiliki ide dan gagasan untuk mewujudkan dalam sebuah museum yang kemudian diberi nama Museum Uang Purbalingga.
Visi dari Museum Uang Purbalingga :
Melestarikan Benda - Benda kuno Khsuusnya mata uang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa
Misi dari Museum uang Purbalingga :
Menjaga benda - benda bersejarah yang bernilai tinggi dari kepunahan
Sebagai sarana pendidikan dan pembeljaran tentang perkembangan sejarah dan budaya
Mendukung daya tarik wisata, utamanya di kawasan wilayah purbalingga.
Banyak sekali mata uang - mata uang yang ditampilkan di Museum ini a.l : Uang jaman Kerajaan,Mata uang jaman perdagangan belanda (VOC), Mata Uang Masa Pendudukan Jepang, Uang Pemerintahan Belanda periode 1946 - 1949, Hingga Uang Kertas Bank Indonesia seri 2000 - 2008. dan ada juga mata uang dari Benua Asia, Afrika, Eropa, Amerika, hingga Asutralia. Disana tidak hanya menampilkan mata uang saja, namun juga ada koleksi perangko seri luar negeri, foto - foto purbalingga Tempoe Doeloe,Miniatur Perhau layar phinisi, Miniatur Perajurit Keraton, dan berbagai macam buku - buku tentang Indonesia dan dunia.
Gunting Syafruddin Prawiranegara
Ada beberapa hal yang menarik disana, ada Uang yang berbentuk setengah, ya, setengah. pada masa Mr. Syafruddin Prawira negara, Menteri Keuangan RI Serikat pada saati itu, dengan surat keputusan Menkeu Pemerintah RIS (Kabinet Hatta) nomor PU/1 Tanggal 20 Maret 1950 mengeluarkan kebijakan dramatis yaitu pengguntingan uang De Javasche Bank, hindia Belanda dan NICA (Buka buku SD anda lagi..hahaha..).
Peristiwa yang dikenal dengan "Gunting Syafruddin Prawiranegara" itu menyatakan bahwa guntingan kertas bagian kanan dapat ditukar dengan Obligasi Negara bunga 3 % per tahun, sedangkan untuk guntingan uang kertas bagian kiri dinyatakan masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah dengan nilai 50 % dari nilai semula, hal ini berlaku sampaitanggal 8 april 1950 pukul 18.00. Tindakan ini ternyata berhasil dalam mengurangi Jumlah Uang yang beredar.

Ada juga Mata Uang dari negara Slovenia dengan nilai Nominal 50.000.000.000 (Wew....) menurut guide di Museum ini, saat itu republik Slovenia mengalami krisis, sehingga nilai mata uang disana sangat anjlok, harga barang - barang melonjak tinggi sehingga pemerintah slovenia pada saat itu menerbitkan mata uang dengan nilai nominal yang katanya paling tinggi di dunia. nominal ini memang paling tinggi untuk sebuah mata uang kertas yang pernah diterbitkan di dunia.
Perjalanan saya dan keluarga kali ini sangat bermanfaat dimana pendirian museum ini mengajak kita untuk lebih mengahrgai uang, keberadaan museum uang Purbalingga diharapkan dapat berjalan dalam mendorong sektor pariwisata di purbalingga. Museum uang ini juga sebagai wahana pendidikan bagi masyarakat di samping merupakan wahana rekreasi.
~ Do Work Hard Without Self Interset TO Enhance the Will-Being Of the World ~

